Laboratorium Proses Kimia Tekstil dan Teknologi Nano

Laboratorium digunakan untuk mempelajari prinsip analisis kualitatif dan kuantitatif bahan kimia tertentu yang berkaitan dengan proses kimia tekstil. Di antaranya, proses pewarnaan tekstil. Ada dua jenis proses pemberian warna pada material tekstil, yaitu pencelupan (dyeing) untuk pemberian warna secara merata dan pencapan (printing) untuk pemberian warna secara setempat. Selain pewarnaan, dipelajari juga proses pemintalan serat dengan cara basah (wet spinning) yang berkaitan dengan industri pulp. Di samping itu, di laboratorium ini dikenalkan pula prinsip dasar seputar nanoteknologi sebagai disiplin ilmu terkini yang terus berkembang.

Perlengkapan laboratorium untuk kegiatan pewarnaan tekstil

 

Wet spinning machine untuk membuat serat-serat filament
Praktikum mahasiswa mempelajari proses sedimentasi kimia
Praktikum mahasiswa mempelajari proses pemintalan basah
Pulping machine untuk mengolah bubur kayu serat selulosa
Overhead stirrer/mixer untuk mengolah material nanofibres

 

Proses lain yang termasuk proses kimia tekstil adalah pembuatan batik, baik itu batik tulis maupun batik cap. Laboratorium ini juga menyediakan studio batik yang luas dengan peralatan yang lengkap, mulai dari kain mori, canting batik, malam batik, sampai dengan zat-zat warna yang meliputi zat warna alam dan zat warna sintetis.

Perlengkapan laboratorium untuk kegiatan pembuatan batik
Studio batik yang luas untuk pembelajaran dan ekshibisi