Sejarah, Visi, dan Misi

Sejarah

Program Studi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang dalam perjalanannya. Pada tahun 1975, dibuka Jurusan Teknologi Tekstil yang merupakan salah satu jurusan di Fakultas Teknik Universitas Islam Indonesia (UII). Kemudian pada tahun 1977, jurusan ini dikembangkan menjadi Fakultas Teknologi Tekstil dengan dua jurusan, yaitu Jurusan Teknik Tekstil dan Jurusan Kimia Tekstil. Pada tahun 1982, didirikan Fakultas Teknologi Industri, sehingga UII saat itu memiliki tiga fakultas di bidang teknik, yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Tekstil, dan Fakultas Teknologi Industri. Selanjutnya pada tahun 1985, pemerintah mengatur bahwa dalam satu universitas hanya dibenarkan ada satu Fakultas Teknik, sehingga ketiga fakultas tersebut meleburkan diri menjadi Fakultas Teknik.

Berdasarkan SK Mendikbud RI No. 25/DIKTI/Kep/1993, Fakultas Teknik dipisah menjadi dua fakultas, yaitu Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) dan Fakultas Teknologi Industri (FTI). Ketika itu, FTI memiliki dua jurusan, yaitu Jurusan Teknik dan Manajemen Industri serta Jurusan Teknologi Tekstil. Atau dengan kata lain, tekstil kembali dan tetap berdiri sendiri sebagai jurusan di lingkungan FTI. Lalu pada tahun 1995, terdapat penataan kebijakan dari pemerintah bahwa jurusan di perguruan tinggi swasta (PTS) harus mengacu pada jurusan di perguruan tinggi negeri (PTN). Oleh karena itu dengan SK Mendikbud No. 433/DIKTI/Kep1995, Jurusan Teknologi Tekstil berubah nama menjadi Jurusan Teknik Kimia dengan dua pilihan konsentrasi, yaitu Konsentrasi Teknik Kimia dan Konsentrasi Teknik Tekstil.

Selama kurang lebih 15, tekstil berkedudukan sebagai konsentrasi di bawah Program Studi Teknik Kimia Universitas Islam Indonesia. Perjuangan untuk kembali berdiri sendiri sebagai program studi tetap diusahakan. Sebelumnya sejak tahun 2018, UII sudah mulai berproses dengan mengajukan nomenklatur teknik tekstil kepada pemerintah. Berdasarkan SK Nomenklatur No. 1336/C4/KL/2018, pengajuan ini akhirnya disetujui dengan nama “Rekayasa Tekstil”. Selang beberapa tahun kemudian, berdasarkan SK Menristekdikti (Mendikbud) No. 825/KPT/I/2019, akhirnya disetujui bahwa Program Studi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia resmi dibuka untuk pendidikan program sarjana (S1). UII pun resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru dan memulai kuliah perdana di tahun akademik 2020/2021.

Visi

Menjadi Program Studi Rekayasa Tekstil yang unggul berkarakter Islam dan berwawasan lingkungan sebagai penyelenggara aktivitas pendidikan, penelitian, dan layanan masyarakat, dalam rangka pengembangan ilmu dan pemanfaatan teknologi tekstil yang berkomitmen pada perubahan dan kemajuan serta diakui di Asia pada tahun 2035.

Misi

1. Menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran yang kondusif sehingga dapat memberikan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang rekayasa tekstil yang andal kepada lulusannya.

2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian di bidang rekayasa tekstil untuk menghasilkan luaran yang berpotensi mendapat pengakuan di tingkat nasional dan internasional.

3. Menyelenggarakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berubah sesuai tuntutan zaman, terutama dalam menghasilkan sarjana rekayasa tekstil yang berakhlak mulia, mampu menyesuaikan, mengaplikasikan, serta mengamalkan ilmunya pada perkembangan kehidupan masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.