• Universitas
  • Fakultas
  • UII Gateway
  • Admisi
Rekayasa Tekstil UII
  • PROFIL
    • Sambutan Kaprodi
    • Sejarah Program Studi
    • Visi, Misi, dan Tujuan
    • Tim Pengelola
    • Dosen dan Kepakaran
    • Tenaga Kependidikan
    • Fasilitas dan Pelayanan
  • AKADEMIK
    • Profil Lulusan
    • Capaian Pembelajaran Lulusan
    • Peluang Karir
    • Kurikulum
    • Profil Profesional Mandiri
  • LABORATORIUM
    • Laboratorium Desain Produk Tekstil
    • Laboratorium Manufaktur dan Pengujian Tekstil
    • Laboratorium Proses Kimia Tekstil dan Teknologi Nano
    • Laboratorium Tekstil Fungsional
  • KEMITRAAN
  • ALUMNI
    • UII Career Center
    • Tracer Study
    • Ikatan Keluarga Alumni
    • Alumni Kami
  • JALUR RPL
  • UNDUHAN
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / General Lecture: Introduction to SaXcell and Its Potential Applications2 / 20223 / June
textilesuii
Berita Terbaru, Pengumuman, Uncategorized

Informasi: General Lecture Seri 2 Semester Genap 2021/2022

Assalamualaikum wr. wb.

Rekayasa Tekstil UII mempersembahkan
— General Lecture #2 Semester Genap —

Speaker:
Dr. Jens Oelerich
Associate Professor Sustainable Textiles, Saxion University of Applied Sciences, The Netherlands

Tema:
“Sustainable Textiles: Introduction to SaXcell and Its Potential Applications”

Hari, Tanggal : Selasa, 29 Juni 2022
Pukul : 14.00 – 15.30 WIB
Media : Zoom Meeting (956 2496 0274)

Pendaftaran : https://s.id/PendaftaranGLRekateks2

Moderator:
Febrianti Nurul Hidayah, S.T., B.Sc., M.Sc.
Department of Textile Engineering, Faculty of Industrial Technology, Islamic University of Indonesia

Fasilitas:
– Materi
– E-certificate
– Doorprize

Jazākumullāhu Khayrān
Jadi pionir, siap berkarir!

Wassalamualaikum wr. wb.

25 June 2022
https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Rekateks-UII-Berita-Terkini-Teknologi.jpeg 315 851 textilesuii https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png textilesuii2022-06-25 20:13:162026-04-02 12:32:03Informasi: General Lecture Seri 2 Semester Genap 2021/2022
textilesuii
Berita Terbaru, Pengumuman, Uncategorized

General Lecture: Introduction to Electrospun Nanofibers

8 June 2022
https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Rekateks-UII-Berita-Terkini-Event.jpeg 315 851 textilesuii https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png textilesuii2022-06-08 21:56:412026-04-02 12:32:03General Lecture: Introduction to Electrospun Nanofibers
textilesuii
Berita Terbaru, Pengumuman, Uncategorized

Informasi: General Lecture Seri 1 Semester Genap 2021/2022

Assalamualaikum wr. wb.

Rekayasa Tekstil UII mempersembahkan
— General Lecture #1 Semester Genap —

Speaker:
Dr. Eng. Muzamil Khatri
Department of Chemistry and Material, Faculty of Textile Science and Technology, Shinshu University, Japan

Tema:
“Introduction to Electrospun Nanofibers and Potential Applications”

Hari, Tanggal : Selasa, 7 Juni 2022
Pukul : 10.00 – 12.00 WIB
Media : Zoom Meeting (946 0850 6798)

Pendaftaran : https://s.id/PendaftaranGLRekateks1

Moderator:
Dr. Eng. Rina Afiani Rebia
Department of Textile Engineering, Faculty of Industrial Technology, Islamic University of Indonesia

Fasilitas:
– Materi
– E-certificate
– Doorprize

Jazākumullāhu Khayrān
Jadi pionir, siap berkarir!

Wassalamualaikum wr. wb.

5 June 2022
https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Rekateks-UII-Berita-Terkini-Teknologi.jpeg 315 851 textilesuii https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png textilesuii2022-06-05 06:12:402026-04-02 12:32:03Informasi: General Lecture Seri 1 Semester Genap 2021/2022
textilesuii
Berita Terbaru, Pengumuman, Uncategorized

Techno Talk: Sejarah Celana Jeans, Proses, dan Tips Pemakaiannya

Jika kita punya celana jeans, sudah menjadi tanggung jawab kita menggunakannya sebijaksana mungkin. “Contohnya tidak sering dicuci dan tidak dibuang begitu saja,” kata Ahmad Satria Budiman, S.T., M.Sc. yang merupakan Dosen Prodi S1 Rekayasa Tekstil UII dalam acara Techno Talk di Unisi Radio 104.5 FM. Dalam program yang mengudara Kamis siang (02/06/2022), Pak Budi selaku narasumber membahas berbagai hal terkait sejarah celana jeans, proses, dan tips pemakaiannya.

Seperti apa itu? Berikut ulasan selengkapnya.

 

Boleh diceritakan Pak, sejarahnya celana jeans?

Celana jeans dibuat dari kain denim, kain denim ditemukan di Perancis pada abad ke-18. Ada penjahit yang bernama Levi Strauss, sekarang ada namanya celana levis itu penemunya Levi Strauss. Kain denim intinya dibuat dari kapas dengan nomor benang rendah, dalam arti berat kapasnya lebih tinggi dibandingkan kain-kain untuk kemeja dan kaos, maka terasa lebih berat. Celana jeans dulu dibuat untuk pekerja tambang guna melindungi mereka dari hal-hal di sekitar aktivitas pertambangan. Makin ke sini, jeans malah berubah menjadi salah satu ikon di dunia mode.

Celana jeans bisa melar, itu gimana Pak?

Kalau yang bisa membuat melar, itu karena ada campuran serat sintetis. Berbicara tentang serat tekstil, ada serat alam dan serat sintetis. Kapas itu serat alam, serat sintetis contohnya polyester dan nylon. Nah di celana jeans ada serat spandex yang nama ilmiahnya polyurethane. Serat sintetis dibuat dari turunan minyak bumi. Di sini, spandex dicampur kapas yang membuat jeans lebih elastis sehingga bisa melar.

Celana jeans identik dengan warna biru, kenapa Pak?

Ada zat warna alam dan zat warna sintetis. Kalau zat warna alam, ada daun indigofera yang ketika diekstraksi warna yang diperoleh adalah biru indigo atau biru jeans. Namun zat warna alam prosesnya lama, kemudian tingkat kecerahan warnanya tidak seragam, maksudnya antara yang cukup matang dan masih mentah tingkat kecerahan warnanya beda. Maka digunakan pewarna sintetis, seperti naftol yang mirip indigo, prosesnya cepat, kecerahan warnanya lebih mudah diatur, tapi di sisi lain berasal dari turunan minyak bumi yang tidak terbarukan.

Celana jeans termasuk gampang luntur, apakah seperti itu Pak?

Mungkin maksudnya tampilan yang seperti luntur. Kalau itu, bukan karena sering dicuci, tapi memang ada namanya penyempurnaan khusus (finishing) yang sengaja dibuat agar produk tekstil terlihat lebih estetik. Salah satunya di celana jeans ada finishing yang membuat tampilan lebih pudar, itu menggunakan teknik penyemprotan yang cenderung zat asam. Masalah yang muncul ketika sudah menjadi limbah dan tidak diolah dengan baik, justru bisa mencemari lingkungan.

Kita masuk ke proses pembuatan celana jeans, seperti apa Pak?

Prosesnya sendiri dimulai dari serat kapas. Semua produk tekstil sandang (pakaian) kebanyakan dibuat atau berasal dari serat kapas. Serat kapas diambil, dipanen, lalu dipintal jadi benang yang dalam celana jeans saat pemintalan juga dicampur spandex, kemudian benang kapas dan campuran spandex tersebut ditenun jadi kain denim, setelah itu masuk ke proses garmen dimana kain denim dibuat pola, dipotong, dan dirangkai atau dijahit jadi celana jeans. Ditambahkan juga pernak-pernik lain, seperti resleting, kancing di bagian saku, dan ada namanya paku keling yang berupa bulatan besar di bagian kancing yang merupakan ciri khas celana jeans.

Biasanya butuh waktu berapa lama?

Skala industri tentu tidak terlalu lama karena teknologi dengan berbagai sistem otomatisasinya membuat produksi berjalan cepat dan efisien. Namun fokus perhatian di sini, satu celana jeans menghasilkan atau membutuhkan sekitar 33 kg emisi karbon yang setara dengan kita mengemudi kendaraan sejauh kurang lebih 100 sampai 110 km. Emisi karbon di sini maksudnya dimulai dari menumbuhkan kapas ada kebutuhan air dan pupuk, lalu pemintalan dan pertenunan ada bahan bakar atau energi yang digunakan, ada air panas untuk mewarnai dan mencuci.

Kalau tips pemakaian celana jeans seperti apa, Pak?

Tidak perlu terlalu sering dicuci. Biasanya kita kalau pakaian, sekali pakai langsung cuci, supaya bersih memang tujuannya. Namun di celana jeans tidak perlu seperti itu. Karena pertimbangan yang pertama, konsumsi air cukup berlebih karena kain denim itu lebih berat kapasnya dari segi nomor benang seperti di awal tadi, sehingga saat dicuci lebih menyerap air dan butuh air lebih banyak. Pertimbangan selanjutnya yang tidak kalah penting, tadi juga di celana jeans itu ada spandex yang merupakan serat sintetis atau serat plastik. Kalau sering dicuci, plastik tersebut akan terurai atau bisa terdegradasi jadi mikroplastik yang ukurannya sangat kecil dan lepas ke lingkungan. Secara tidak langsung,  kita turut mencemari lingkungan. Maka dari itu, celana jeans bisa sepuluh kali pakai baru dicuci. Bahkan misalnya cuaca tidak hujan atau panas yang terik, celana jeans cukup dijemur saja untuk lebih menghemat air dan menjaga lingkungan dengan mengurangi mikroplastik.

Menimbulkan bau nggak nanti, Pak?

Kita bisa menggantung di luar ruangan, atau diangin-anginkan. Sambil dijemur di panas, itu bisa mengurangi bau yang tidak enak kalau misalnya jeans berbau.

Kalau sudah tidak terpakai, baiknya diapakan, Pak?

Kebanyakan berakhir di tempat sampah. Kalau sudah benar-benar tidak layak lagi jadi celana, kita bisa mendaur ulang dengan mengguntingnya menjadi lap, keset, atau produk-produk rumah tangga sehari-hari. Kalau di sekitar kita ada industri kain perca, kita bisa bawa ke sana supaya bisa diolah pelaku UMKM menjadi produk yang lebih bermanfaat, seperti jadi tas, kotak pensil, atau produk-produk kreatif lainnya.

Selanjutnya tentang Prodi Rekayasa Tekstil, alasan dibukanya apa ya, Pak?

Salah satu pertimbangannya, banyak industri tekstil yang butuh lulusan sarjana, sekarang banyak diploma dan lulusan SMK. Meski baru beberapa tahun berdiri, sudah ada industri menghubungi kami menanyakan apakah ada alumni yang bisa ditarik untuk bekerja di sana, sedangkan kita baru berdiri dan belum meluluskan mahasiswa. Selain itu, Indonesia punya sumber daya alam yang melimpah terkait serat alam, kami melihatnya sebagai peluang bagi Indonesia untuk menjadi negara yang inovatif di bidang pengolahan dan pengembangan serat alam.

Kalau beasiswa di Prodi Rekayasa Tekstil, ada nggak sih Pak?

Kita terbuka jalur mandiri (pembiayaan sendiri) dan beasiswa. Untuk beasiswa, kita menyediakan atau memberikan biaya studi selama 4 tahun dengan 4 skema beasiswa yang bisa didaftar, yaitu Beasiswa Atlet dan Juara Seni, Beasiswa Santri Unggulan UII, Beasiswa Duafa, dan Beasiswa Hafiz Al-Qur’an. Untuk penerimaan mahasiswa baru kita buka sampai September, tetapi untuk beasiswa semakin cepat semakin bagus karena jika kuota sudah terpenuhi maka beasiswa akan ditutup.

Ada bocoran nggak Pak, berapa kuota beasiswanya?

Ada 12 kuota penerimaan mahasiswa baru, dan sudah mulai terisi dari sekarang. Segera daftar, bisa menghubungi kami melalui akun Instagram @rekateks.uii atau bisa juga melalui WhatsApp resmi di nomor 0813-2074-6497.

 

Demikian semoga bermanfaat, sampai jumpa di Techno Talk berikutnya. (ASB)

2 June 2022
https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Rekateks-UII-Berita-Terkini-Event.jpeg 315 851 textilesuii https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png textilesuii2022-06-02 18:39:572026-04-02 12:32:03Techno Talk: Sejarah Celana Jeans, Proses, dan Tips Pemakaiannya

Pages

  • AKADEMIK
  • ALUMNI
  • Alumni Kami
  • Angkatan 1980-1989
  • Angkatan 1990-1999
  • Angkatan 2000-2009
  • Angkatan 2010-2019
  • Beasiswa
  • Beasiswa Atlet & Juara Seni
  • Beasiswa Duafa
  • Beasiswa Hafiz Al-Qur’an
  • Beasiswa Santri Unggulan UII
  • Beranda
  • Calon Mahasiswa
  • Capaian Pembelajaran Lulusan
  • Capaian Pembelajaran Lulusan
  • Dosen dan Kepakaran
  • FAQ Rekayasa Tekstil UII
  • Fasilitas dan Pelayanan
  • Halaman Depan
  • Homepage 2021
  • INFO PMB
  • INFORMASI
  • Informasi Alumni
  • Kemitraan
  • KONTAK KAMI
  • Kurikulum
  • Kurikulum
  • LABORATORIUM
  • Laboratorium Desain Produk Tekstil
  • Laboratorium Desain Produk Tekstil
  • Laboratorium Manufaktur dan Pengujian Tekstil
  • Laboratorium Manufaktur dan Pengujian Tekstil
  • Laboratorium Proses Kimia Tekstil dan Teknologi Nano
  • Laboratorium Proses Kimia Tekstil dan Teknologi Nano
  • Laboratorium Tekstil Fungsional
  • Laboratorium Tekstil Fungsional
  • Laman Berita
  • Landing Page UII
  • Mahasiswa
  • Mahasiswa Baru 2020
  • News Room
  • Peluang Karir
  • PMB UII 2022
  • PROFIL
  • Profil Lulusan
  • Profil Lulusan
  • Profil Profesional Mandiri
  • Prospek Karier
  • Rekognisi Pembelajaran Lampau
  • Sambutan Ketua Program Studi
  • Tenaga Kependidikan dan Laboran
  • Tim Pengelola
  • UIIRAS2020
  • UNDUH
  • Unduhan
  • Video
  • Visi dan Misi
  • Visi, Misi, dan Tujuan
  • Sejarah Singkat

Categories

  • Berita Terbaru
  • Pengumuman
  • Uncategorized

Archive

  • July 2026
  • April 2026
  • December 2025
  • September 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • October 2022
  • September 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • September 2021
  • August 2021
  • July 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • February 2021
  • August 2020
  • June 2020
  • May 2020

Program Studi Rekayasa Tekstil

Gedung K.H. Mas Mansur FTI UII
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: (+62) 0274 895287 ext. 4170
Faks: (+62) 0813 2074 6497
Email: [email protected]

© Hak Cipta 2020 - Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Sangkalan | Tampilan Lama | Konten dimuthakirkan 1 Maret 2026
  • Link to Facebook
  • Link to Instagram
  • Link to Youtube
Scroll to top Scroll to top Scroll to top

0 / 12