• Universitas
  • Fakultas
  • UII Gateway
  • Admisi
Rekayasa Tekstil UII
  • PROFIL
    • Sambutan Kaprodi
    • Sejarah Program Studi
    • Visi, Misi, dan Tujuan
    • Tim Pengelola
    • Dosen dan Kepakaran
    • Tenaga Kependidikan
    • Fasilitas dan Pelayanan
  • AKADEMIK
    • Profil Lulusan
    • Capaian Pembelajaran Lulusan
    • Peluang Karir
    • Kurikulum
    • Profil Profesional Mandiri
  • LABORATORIUM
    • Laboratorium Desain Produk Tekstil
    • Laboratorium Manufaktur dan Pengujian Tekstil
    • Laboratorium Proses Kimia Tekstil dan Teknologi Nano
    • Laboratorium Tekstil Fungsional
  • KEMITRAAN
  • ALUMNI
    • UII Career Center
    • Tracer Study
    • Ikatan Keluarga Alumni
    • Alumni Kami
  • JALUR RPL
  • UNDUHAN
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / General Lecture: Introduction to SaXcell and Its Potential Applications2 / 2026
textilesuii
Berita Terbaru, Pengumuman

Informasi Pelaksanaan Semester Antara Prodi Rekayasa Tekstil UII Tahun Akademik 2025/2026

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Bersama ini disampaikan informasi terkait pelaksanaan Semester Antara di Prodi Rekayasa Tekstil, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia, Tahun Akademik 2025/2026, sebagai berikut:

  1. Semester Antara dilaksanakan untuk mendukung kelancaran studi mahasiswa dan bersifat pilihan (tidak wajib diambil oleh mahasiswa), namun disarankan untuk diambil bagi yang ingin memperbaiki nilai.
  2. Mata kuliah yang ditawarkan di Semester Antara dapat diambil maksimal 9 sks oleh mahasiswa dengan penawaran yang bersifat tentatif (dapat berubah sewaktu-waktu dan menyesuaikan jumlah mahasiswa).
  3. Teknis perkuliahan di Semester Antara akan dilaksanakan dalam sesi luring/sinkron, dengan perkuliahan tahap 1 dan UTS pada tanggal 10 – 14 Agustus 2026 serta perkuliahan tahap 2 dan UAS pada tanggal 24 – 31 Agustus 2026. Selain itu, akan dilaksanakan pula sesi daring/asinkron untuk melengkapi jumlah pertemuan.
  4. Presensi kehadiran minimal 75% tetap berlaku sebagai syarat mengikuti UAS pada Semester Antara.
  5. Mahasiswa yang sedang KKN, cuti, dan sudah tutup teori, tidak diperkenankan mengikuti Semester Antara.

Adapun mata kuliah yang ditawarkan, yaitu:

No. Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah (Bobot Sks) Kurikulum Jadwal Keterangan
1. SRT-105 Pengantar Rekayasa Tekstil (2 sks) 2022 09.00 – 10.30 WIB Khusus untuk yang mengulang dengan nilai di bawah C
2. SRT101 Pengantar Rekayasa Tekstil (2 sks) 2025 09.00 – 10.30 WIB Khusus untuk yang mengulang dengan nilai di bawah C
3. SRT-603 Termodinamika Rekayasa Tekstil (3 sks) 2022 10.30 – 12.00 WIB Khusus untuk yang mengulang dengan nilai di bawah C
4. SRT505 Termodinamika Rekayasa Tekstil (3 sks) 2025 10.30 – 12.00 WIB Khusus untuk yang mengulang dengan nilai di bawah C
5. SRT201 Pengantar Rekayasa Polimer (2 sks) 2025 12.30 – 14.00 WIB Khusus untuk yang mengulang dengan nilai di bawah C dan boleh diambil bagi yang belum mengambil
6. SRT-918 Tekstil Teknik dan Industri (2 sks) 2022 14.00 – 15.30 WIB Khusus untuk yang mengulang dengan nilai di bawah C
7. SRT303 Tekstil Teknis untuk Industri (2 sks) 2025 14.00 – 15.30 WIB Khusus untuk yang mengulang dengan nilai di bawah C dan boleh diambil bagi yang belum mengambil

Demikian informasi ini disampaikan. Teknis pelaksanaan lebih lanjut mengenai key-in RAS, revisi key-in RAS, dan pembayaran, akan diumumkan melalui website FTI UII dan/atau dapat dipantau di akun UIIGateway mahasiswa.

Wassalamu ‘alaikum wr. wb.

24 July 2026
https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png 0 0 textilesuii https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png textilesuii2026-07-24 15:48:352026-07-29 12:52:29Informasi Pelaksanaan Semester Antara Prodi Rekayasa Tekstil UII Tahun Akademik 2025/2026
textilesuii
Berita Terbaru

Dorong Inovasi Ramah Lingkungan, Rekayasa Tekstil UII Persembahkan General Lecture RMUTT Thailand

Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII kembali menyelenggarakan kuliah umum (general lecture) bagi seluruh mahasiswa. Kali ini, agenda tersebut bekerja sama dengan Department of Textile Engineering, Faculty of Engineering, Rajamangala University of Technology Thanyaburi (RMUTT) Thailand. Tema besar yang diusung adalah “Sustainable Textile Innovation: From Natural Dyeing to Functional Textiles.” Kegiatan ini diselenggarakan secara bauran pada Kamis, 16 Juli 2026. Dosen dan mahasiswa hadir secara luring di Ruang 01.06 Gedung FTI UII, sementara narasumber dari RMUTT Thailand menghadiri acara secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan pun berlangsung dengan interaktif dan penuh kehangatan.

Dalam sambutannnya yang sekaligus membuka acara, Dr. Eng. Rina Afiani Rebia, S.Hut., M.Eng., C.Text.ATI selaku Ketua Program Studi Rekayasa Tekstil FTI UII UII berharap general lecture ini dapat membuka wawasan global mahasiswa. “Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk aktif berdiskusi langsung dengan para pakar lintas negara sehingga dapat melengkapi apa yang diperoleh di ruang kelas,” kata Bu Rina. Sementara itu, sambutan berikutnya dari Assoc. Prof. Dr. Sirichai Torsakul selaku Dean of the Faculty of Engineering RMUTT mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kolaborasi antara UII dan RMUTT melalui general lecture ini. Beliau juga menegaskan komitmen RMUTT untuk mendukung kerja sama lainnya bersama UII ke depan, “We emphasize the strong commitment of RMUTT to continuously support this bilateral academic and research partnership.”

Penyampaian Materi General Lecture UII-RMUTT (16/07/25)

Sesi pertama kuliah umum diisi oleh Asst. Prof. Dr. Piyanut Jingjit dengan topik “Sustainable Natural Dyeing of Cotton: Eco-Friendly Mordants, Pretreatment, and Process Optimization.” Dalam presentasinya, beliau menjelaskan bahwa proses pewarnaan alam pada tekstil perlu didukung oleh penggunaan mordan ramah lingkungan, proses pretreatment, dan optimasi proses untuk meningkatkan penyerapan zat warna sekaligus mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya dan pencemaran lingkungan. Beliau juga membagikan hasil penelitiannya mengenai pengembangan metode pewarnaan alam pada kain kapas menggunakan berbagai sumber pewarna lokal, mordan ramah lingkungan seperti tawas dan kalsium hidroksida, serta mild chemical pretreatment untuk meningkatkan afinitas serat kapas terhadap zat warna alam sehingga diperoleh warna yang lebih baik dengan dampak lingkungan yang lebih rendah. Beliau turut membagikan pengalaman penelitian yang memanfaatkan tanaman lokal di kawasan pedesaan Provinsi Chiang Mai, Thailand, sebagai sumber zat warna alam, sehingga tidak hanya menghasilkan proses pewarnaan yang lebih berkelanjutan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi sumber daya hayati lokal dan mendukung perekonomian masyarakat setempat.

Selanjutnya, sesi kedua diisi oleh Dr. Therakanya Sripho dengan topik “From Lab Bench to Life Cycle: Turning Textile Research into Environmental Evidence for Industry and Innovation.” Dalam presentasinya, beliau menjelaskan bagaimana hasil penelitian di laboratorium dapat diterapkan pada skala industri melalui pendekatan Life Cycle Assessment (LCA). Metode ini digunakan untuk mengukur dan mengevaluasi dampak lingkungan suatu produk atau proses tekstil secara menyeluruh, mulai dari bahan baku hingga akhir siklus hidupnya, serta mengidentifikasi tahapan proses yang memberikan dampak lingkungan terbesar (hotspot) sebagai dasar pengembangan inovasi yang lebih berkelanjutan dan pengambilan keputusan di industri. Beliau membagikan hasil penelitiannya mengenai analisis siklus proses penyempurnaan tekstil berbasis bahan hayati (bio-based textile finishing) yang membandingkan metode konvensional dengan penggunaan material berbasis keratin dan nanoselulosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan hayati mampu menurunkan konsumsi bahan kimia, air, dan energi, sehingga menghasilkan jejak lingkungan (environmental footprint) yang lebih rendah tanpa mengurangi kinerja produk.

Sesi Tanya Jawab General Lecture UII-RMUTT (16/07/26)

Mahasiswa tampak antusias mengikuti general lecture. Latifah Nur Oktaviani (2025) menanyakan mengenai hambatan utama penerapan teknologi pewarnaan alam pada industri tekstil skala besar. Asst. Prof. Dr. Piyanut menjelaskan bahwa ketidakkonsistenan zat warna alam menjadi kendala utama karena industri memproduksi produk dalam jumlah besar dan menuntut keseragaman warna yang presisi. Di samping itu, tingkat ketahanan luntur terhadap cahaya yang rendah juga masih menjadi kelemahan zat warna alam. Nasywa Jilaan Sobari (2025) kemudian bertanya mengenai kesenjangan terbesar antara riset akademis dengan implementasi nyata di sektor industri. Menanggapi hal tersebut, Dr. Therakanya memaparkan bahwa proses peningkatan skala produksi (scale-up) adalah tantangan terbesarnya karena hasil uji lingkungan yang menunjukkan performa baik di skala laboratorium seringkali mengalami penurunan kinerja yang drastis ketika diaplikasikan pada skala industri nyata yang melibatkan kompleksitas rantai pasok bahan baku dari berbagai pemasok. (NAN)

20 July 2026
https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png 0 0 textilesuii https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png textilesuii2026-07-20 12:41:462026-07-27 13:21:04Dorong Inovasi Ramah Lingkungan, Rekayasa Tekstil UII Persembahkan General Lecture RMUTT Thailand
textilesuii
Berita Terbaru

Dukung Millennial Batik Revolution 2026, Rekayasa Tekstil UII Beri Pembekalan Serat dan Pengujian

Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII menerima kunjungan peserta Pelatihan Capacity Building Millennial Batik Revolution 2026 pada Rabu, 08 Juli 2026, di Ruang Learning Space 2 dan Laboratorium Manufaktur dan Pengujian Tekstil FTI UII. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY bekerja sama dengan Bank Indonesia DIY ini diikuti oleh 25 perajin batik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan inovasi generasi muda di bidang batik. Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai pengenalan serat tekstil, pengujian mutu tekstil, serta demonstrasi pengujian laboratorium yang relevan dengan produk batik.

Dalam sambutannya, Dr. Ir. Muhammad Khafidh, S.T., M.T., IPP. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi FTI UII menyampaikan apresiasi kepada Dekranasda DIY dan Bank Indonesia DIY atas kepercayaan yang diberikan kepada FTI UII sebagai mitra dalam kegiatan peningkatan kapasitas perajin batik muda. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat dan industri melalui kegiatan edukasi, riset, maupun pengabdian. Melalui kolaborasi seperti ini, diharapkan inovasi di bidang tekstil dan batik dapat terus berkembang. Sementara itu, Lia Mustafa selaku Koordinator Bidang SDM dan Vokasi Dekranasda DIY menyampaikan bahwa industri batik saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya kreatif dalam menghasilkan desain dan produk, tetapi juga memahami kualitas material yang digunakan.

Pembekalan Materi Serat Tekstil (08/07/26)

Pada sesi materi pertama, peserta dikenalkan dengan berbagai jenis serat tekstil yang umum digunakan pada kain batik beserta karakteristiknya oleh Dr.Eng. Rina Afiani Rebia, S.Hut., M.Eng. selaku Dosen sekaligus Ketua Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII. Jenis serat menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kenyamanan, tampilan, serta kemampuan kain dalam menerima zat warna. Peserta diperkenalkan dengan serat alam dan serat buatan yang banyak digunakan sebagai bahan tekstil, termasuk karakteristik serat kapas yang umum digunakan dalam pembuatan batik karena memiliki daya serap yang baik. “Pemilihan jenis serat dan kain perlu disesuaikan dengan tujuan penggunaan produk karena setiap serat memiliki sifat dan respons yang berbeda terhadap proses pewarnaan maupun perlakuan tekstil,” tutur Bu Rina. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu peserta dalam memilih bahan baku yang sesuai untuk menghasilkan produk batik yang nyaman, berkualitas, dan memiliki nilai jual.

Pada sesi materi kedua, peserta dijelaskan mengenai pentingnya pengujian tekstil sebagai bagian dari pengendalian mutu produk batik oleh Ahmad Satria Budiman, S.T., M.Sc. selaku Dosen Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII sekaligus Kepala Laboratorium Manufaktur dan Pengujian Tekstil FTI UII. Ketika ditanyakan alasan mengapa kain batik perlu diuji, beberapa peserta memberikan jawaban untuk mengetahui daya tahan luntur warna dan kesesuaian jenis serat pada kain batik. “Pengujian material tekstil meliputi cara fisika dan cara kimia, adapun untuk cara fisika seperti konstruksi kain, sedangkan cara kimia antara lain identifikasi serat dan ketahanan luntur warna,” terang Pak Budi. Peserta juga diperkenalkan dengan layanan Laboratorium Manufaktur dan Pengujian Tekstil FTI UII yang menyediakan berbagai pengujian karakterisasi material tekstil untuk mendukung kebutuhan industri dan masyarakat.

Foto Bersama Usai Pembekalan (08/07/26)

Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi beberapa peralatan laboratorium, di antaranya pengujian ketahanan luntur warna terhadap gosokan. Peserta tampak antusias mengamati setiap tahapan pengujian sekaligus banyak berdiskusi mengenai penerapannya dalam menjaga dan meningkatkan mutu produk batik. Melalui partisipasi dalam Capacity Building Millennial Batik Revolution 2026, Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri batik nasional melalui pendidikan, penelitian, dan layanan laboratorium. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku industri diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang inovatif, adaptif, serta berdaya saing dalam mengembangkan batik Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan. (ASB)

9 July 2026
https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png 0 0 textilesuii https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png textilesuii2026-07-09 21:27:302026-07-15 22:10:03Dukung Millennial Batik Revolution 2026, Rekayasa Tekstil UII Beri Pembekalan Serat dan Pengujian
textilesuii
Berita Terbaru

Mensyukuri Nikmat dan Menjaga Amanah, Rekayasa Tekstil UII Langsungkan Pengajian

Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII melangsungkan kegiatan pengajian sebagai penutup rangkaian acara tasyakuran akreditasi dan pelepasan wisuda, yang dihadiri oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, lulusan, serta orang tua/wali. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, jam 15.30 WIB hingga 16.00 WIB, di Auditorium FTI UII. Dalam suasana yang khidmat dan penuh kebahagiaan, pengajian menjadi momentum refleksi bersama atas nikmat yang telah diraih sekaligus pengingat akan amanah yang harus dijaga ke depan.

Bertindak selaku pemateri pengajian adalah Ahmad Satria Budiman, S.T., M.Sc. selaku Dosen Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII. Dalam penyampaiannya, hadirin diajak untuk memahami bahwa rasa syukur bukan hanya sebatas berucap alhamdulillah, melainkan sikap hidup yang tercermin dalam bagaimana seseorang memanfaatkan nikmat yang diberikan. Merujuk pada QS. Ibrahim ayat 7, “Ada dua hal yang difirmankan oleh Allah Swt., yaitu janji bahwa bersyukur akan ditambah nikmatnya dan peringatan kalau mengingkari atau kufur nikmat akan ada konsekuensinya.” Namun demikian, “ditambah” tidak selalu bermakna material atau fisik, tetapi dapat berupa ketenangan, keberkahan, kemudahan, serta hidup yang lebih bermakna.

Penyampaian Materi Pengajian Tasyakuran Akreditasi dan Pelepasan Wisuda (25/04/26)

Lebih lanjut, makna syukur dikaitkan dengan momen yang sedang dirasakan bersama. Bagi para calon wisudawan-wisudawati, capaian gelar sarjana bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari amanah ilmu yang harus diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata. Gelar yang diperoleh tidak berhenti pada pengakuan akademik, tetapi menjadi titik awal untuk memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat. Sementara itu, bagi orang tua/wali, momen ini merupakan buah dari doa, kesabaran, dan pengorbanan yang telah diberikan selama proses pendidikan. Setiap tetes keringat dan doa—terutama doa yang mungkin dipanjatkan di sepertiga malam—tidak pernah sia-sia, yang pada akhirnya berbuah kebahagiaan dan kebanggaan.

Dalam konteks program studi, capaian akreditasi Unggul patut disyukuri dan menjadi bentuk nikmat sekaligus amanah yang perlu dijaga sebaik-baiknya. Keberhasilan tersebut bukan sebatas nikmat, melainkan juga ujian. Keberhasilan tersebut tidak hanya untuk dirayakan, tetapi juga harus dipertahankan dan ditingkatkan melalui komitmen berkelanjutan dalam menjaga mutu pendidikan. Sebab seringkali, mempertahankan itu lebih sulit daripada meraih. Penghormatan juga disampaikan kepada dosen dan tenaga kependidikan purna tugas yang telah memberikan kontribusi panjang dalam membangun fondasi program studi. Secara administratif, mungkin sudah purna tugas, namun sejatinya amalnya tidak pernah purna. Ilmu dan pengabdian yang telah diberikan semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan memberikan manfaat.

Materi Pengajian Tasyakuran Akreditasi dan Pelepasan Wisuda (25/04/26)

Dan untuk setiap peran yang dijalankan, semuanya adalah ladang amal. Kampus tidak hanya tempat belajar, tetapi juga tempat menanam kebaikan, yang insya Allah akan dipanen hasilnya, bukan hanya di dunia, melainkan juga di akhirat. Dengan demikian, dapat disimpulkan tiga hal sederhana. “Yaitu syukur kita jaga dengan amal, ilmu kita jaga dengan manfaat, dan amanah kita jaga dengan keikhlasan,” tutup Pak Budi. Dengan semangat tersebut, diharapkan seluruh civitas akademika Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII dapat terus bertumbuh, berkarya, dan berkontribusi yang tidak hanya bernilai duniawi, tetapi juga bernilai ibadah. (ASB)

27 April 2026
https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png 0 0 textilesuii https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png textilesuii2026-04-27 22:52:092026-04-27 23:27:05Mensyukuri Nikmat dan Menjaga Amanah, Rekayasa Tekstil UII Langsungkan Pengajian
textilesuii
Berita Terbaru

Lepas 17 Lulusan, Rekayasa Tekstil UII Bekali Wisudawan-Wisudawati Siap Berkarya dan Berkontribusi

Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII melaksanakan kegiatan pelepasan wisuda sebagai bentuk penghormatan kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, jam 14.30 WIB hingga 15.30 WIB, di Auditorium FTI UII. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 17 lulusan yang terdiri dari 7 orang jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan 7 orang jalur Reguler secara resmi dilepas untuk melangkah ke dunia profesional sebagai sarjana teknik rekayasa tekstil. Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menandai fase baru para lulusan, baik dalam memasuki dunia kerja dan pengabdian di masyarakat maupun melanjutkan dan mengembangkan peran profesional yang telah dijalani.

Dalam arahannya, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. selaku Dekan FTI UII menekankan bahwa kesiapan lulusan tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh kemampuan komunikasi, penguasaan bahasa asing, serta etika dan akhlak. Beliau juga menegaskan pentingnya kerja keras dan kedisiplinan dalam menghargai waktu sebagai bekal menghadapi dunia profesional. Peluang untuk berkarya saat ini terbuka sangat luas, sehingga setiap kesempatan yang ada perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya karena belum tentu datang untuk kedua kalinya. Senada dengan hal tersebut, Dr.Eng. Rina Afiani Rebia, S.Hut., M.Eng. selaku Ketua Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII menyampaikan bahwa permintaan terhadap lulusan di bidang tekstil masih tinggi, sehingga para lulusan tidak perlu merasa khawatir selama memiliki kesiapan dan kemauan untuk terus berkembang. Beliau turut menegaskan bahwa lulusan rekayasa tekstil memiliki peran strategis tidak hanya pada produk konvensional, tetapi juga dalam pengembangan inovasi material tekstil di berbagai sektor industri.

Sambutan Bapak Iwan Sugih dalam Pelepasan Wisuda Rekayasa Tekstil (25/04/26)

Perwakilan calon wisudawan-wisudawati Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Bapak Iwan Sugih, memandang pentingnya tekstil bagi kehidupan manusia sejak lahir sampai meninggal dunia. Beliau juga menyoroti besarnya peluang di industri tekstil yang saat ini membutuhkan regenerasi tenaga kerja. Beliau memberikan semangat untuk tidak takut karena lapangan kerja di bidang tekstil selalu ada, serta menegaskan bahwa industri tekstil bukanlah sektor yang meredup, melainkan memiliki potensi besar untuk berkembang di masa depan. Sebagai praktisi, beliau mendorong para lulusan untuk berani memulai dari bawah, terus berjuang, serta mengasah potensi diri agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata. “Tekstil bukan sunset industry, namun akan bersinar di kemudian hari,” pungkas Pak Iwan.

Sementara itu, perwakilan calon wisudawan-wisudawati Reguler, Fadyla Kamel, mengucapkan terima kasih kepada dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua/wali atas dukungan yang telah diberikan. Ia juga mengungkapkan harapan agar kebersamaan dan semangat di kalangan kakak tingkat dan adik tingkat Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII agar dapat terus dijaga dan ditingkatkan. “Mohon doa agar langkah ke depan senantiasa diberi kemudahan,” kata Fadyla. Dari sisi wali mahasiswa, Bapak Budi Utomo selaku orang tua dari Syah Resa Adilla Haqi, merasa bersyukur, haru, dan bangga atas pencapaian para lulusan, sekaligus mengapresiasi dedikasi dosen dalam mendidik mahasiswa hingga mencapai kelulusan. “Rasanya baru kemarin hari pertama kuliah anak saya, sekarang sudah berilmu dan siap menghadapi masa depan,” kenang Pak Budi. Beliau juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjunjung tinggi akhlak mulia, rendah hati, jujur, serta pantang menyerah dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Sesi Foto Bersama Pelepasan Wisuda Rekayasa Tekstil (25/04/26)

Prosesi pelepasan selanjutnya dipimpin oleh Ir. Agus Taufiq, M.Sc. selaku perwakilan dosen senior Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII. “Dengan bangga kami melepas saudara-saudari untuk menjadi sarjana-sarjana teknik rekayasa tekstil yang bermartabat dan bermaslahat,” seru Pak Agus. Secara simbolis dengan penyerahan kenang-kenangan, beliau melepas para lulusan dengan pesan agar membawa panji-panji UII di tengah masyarakat yang senantiasa menghadirkan kebaikan serta berkontribusi di bidangnya masing-masing. (ASB)

27 April 2026
https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png 0 0 textilesuii https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png textilesuii2026-04-27 21:48:022026-04-27 21:57:01Lepas 17 Lulusan, Rekayasa Tekstil UII Bekali Wisudawan-Wisudawati Siap Berkarya dan Berkontribusi
textilesuii
Berita Terbaru

Syukuri Akreditasi Unggul, Rekayasa Tekstil UII Gelar Tasyakuran Bersama Sivitas Akademika

Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII menggelar kegiatan tasyakuran atas raihan akreditasi Unggul berdasarkan keputusan LAM Teknik Nomor 0100/SK/LAM Teknik/AS/IV/2026 yang berlaku mulai tanggal 21 April 2026 hingga 20 April 2031 atau selama 5 (lima) tahun. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, jam 14.00 WIB hingga 14.30 WIB, di Auditorium FTI UII. Kegiatan yang dimaksud turut dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen dan tenaga kependidikan baik aktif maupun purna tugas, mahasiswa seluruh angkatan, serta calon wisudawan-wisudawati bersama orang tua/wali. Kegiatan digelar sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas capaian yang diraih sekaligus refleksi perjalanan panjang dalam pendidikan tinggi di bidang tekstil.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. selaku Dekan FTI UII, menyampaikan bahwa perjalanan Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII tidak terlepas dari dinamika dan proses panjang, termasuk dalam penentuan nomenklatur program studi. Sejarah dimulai sejak tahun 1975 sebagai Jurusan Teknologi Tekstil, kemudian didirikan Fakultas Teknologi Industri pada tahun 1982, dan terdapat pilihan nomenklatur pada tahun 1995. “Pada waktu itu nomenklatur teknik tekstil ditutup, sehingga harus memilih antara berada di Teknik Mesin atau Teknik Kimia, dan dipilihlah Teknik Kimia,” terang Prof. Hari. Dengan berjalannya waktu, diurus kembali nomenklatur baru dan ditetapkan nama “Rekayasa Tekstil”. Istilah “rekayasa” merupakan nomenklatur baru yang menggambarkan pendekatan teknik yang lebih modern dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri saat ini.

Sambutan Dekan FTI UII dalam Tasyakuran Akreditasi Rekayasa Tekstil (25/04/26)

Selanjutnya, Dr.Eng. Rina Afiani Rebia, S.Hut., M.Eng. selaku Ketua Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII, mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses akreditasi. “Sebelumnya, telah dilakukan proses akreditasi pada tahun 2022 dari Minimum menjadi Baik, dan saat ini proses akreditasi dilakukan kembali dari Baik yang alhamdulillah hasilnya menjadi Unggul lima tahun,” tutur Bu Rina. Pencapaian ini ditegaskan sebagai hasil kerja kolektif yang melibatkan berbagai aspek penting, mulai dari visi misi, tata pamong, fasilitas, pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Dukungan dari pimpinan fakultas dan universitas juga menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan mutu secara berkelanjutan sehingga berhasil meraih akreditasi Unggul.

Dalam konteks penilaian akreditasi, Bu Rina menambahkan bahwa komponen mahasiswa dan lulusan memiliki peran signifikan, dengan kontribusi sekitar 40% dari total penilaian. Indikator tersebut meliputi indeks prestasi kumuatif (IPK), masa studi, prestasi mahasiswa baik akademik maupun non-akademik, publikasi, serta waktu tunggu lulusan dalam memperoleh pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas lulusan tidak hanya menjadi output pendidikan, tetapi juga menjadi indikator utama dalam menilai keberhasilan program studi secara keseluruhan. “Jadi untuk rekan-rekan mahasiswa, teruslah berprestasi di bidang yang kalian senangi karena hal itu akan berdampak positif bagi pengembangan program studi ke depannya,” pesan Bu Rina.

Acara Potong Tumpeng dalam Tasyakuran Akreditasi Rekayasa Tekstil (25/04/26)

Sebagai simbol rasa syukur atas raihan akreditasi, tasyakuran dilanjutkan dengan acara potong tumpeng oleh Dekan FTI UII dan Ketua Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII. Melalui kegiatan tasyakuran ini, Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII tidak hanya mensyukuri capaian yang telah diraih, tetapi juga memperkuat komitmen untuk senantiasa menjaga dan terus meningkatkan kualitas di masa mendatang. Suasana tasyakuran akreditasi yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan mencerminkan kuatnya sinergi antar elemen di lingkungan program studi. Dengan mengusung semangat kolaborasi, Program Studi S1 Rekayasa Tekstil FTI UII bertekad untuk terus berinovasi, menjaga mutu, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, industri tekstil, dan masyarakat luas. (ASB)

27 April 2026
https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png 0 0 textilesuii https://textiles.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/Untitled-design-34-scaled.png textilesuii2026-04-27 12:56:552026-04-27 23:24:59Syukuri Akreditasi Unggul, Rekayasa Tekstil UII Gelar Tasyakuran Bersama Sivitas Akademika

Pages

  • AKADEMIK
  • ALUMNI
  • Alumni Kami
  • Angkatan 1980-1989
  • Angkatan 1990-1999
  • Angkatan 2000-2009
  • Angkatan 2010-2019
  • Beasiswa
  • Beasiswa Atlet & Juara Seni
  • Beasiswa Duafa
  • Beasiswa Hafiz Al-Qur’an
  • Beasiswa Santri Unggulan UII
  • Beranda
  • Calon Mahasiswa
  • Capaian Pembelajaran Lulusan
  • Capaian Pembelajaran Lulusan
  • Dosen dan Kepakaran
  • FAQ Rekayasa Tekstil UII
  • Fasilitas dan Pelayanan
  • Halaman Depan
  • Homepage 2021
  • INFO PMB
  • INFORMASI
  • Informasi Alumni
  • Kemitraan
  • KONTAK KAMI
  • Kurikulum
  • Kurikulum
  • LABORATORIUM
  • Laboratorium Desain Produk Tekstil
  • Laboratorium Desain Produk Tekstil
  • Laboratorium Manufaktur dan Pengujian Tekstil
  • Laboratorium Manufaktur dan Pengujian Tekstil
  • Laboratorium Proses Kimia Tekstil dan Teknologi Nano
  • Laboratorium Proses Kimia Tekstil dan Teknologi Nano
  • Laboratorium Tekstil Fungsional
  • Laboratorium Tekstil Fungsional
  • Laman Berita
  • Landing Page UII
  • Mahasiswa
  • Mahasiswa Baru 2020
  • News Room
  • Peluang Karir
  • PMB UII 2022
  • PROFIL
  • Profil Lulusan
  • Profil Lulusan
  • Profil Profesional Mandiri
  • Prospek Karier
  • Rekognisi Pembelajaran Lampau
  • Sambutan Ketua Program Studi
  • Tenaga Kependidikan dan Laboran
  • Tim Pengelola
  • UIIRAS2020
  • UNDUH
  • Unduhan
  • Video
  • Visi dan Misi
  • Visi, Misi, dan Tujuan
  • Sejarah Singkat

Categories

  • Berita Terbaru
  • Pengumuman
  • Uncategorized

Archive

  • July 2026
  • April 2026
  • December 2025
  • September 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • October 2022
  • September 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • September 2021
  • August 2021
  • July 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • February 2021
  • August 2020
  • June 2020
  • May 2020

Program Studi Rekayasa Tekstil

Gedung K.H. Mas Mansur FTI UII
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: (+62) 0274 895287 ext. 4170
Faks: (+62) 0813 2074 6497
Email: [email protected]

© Hak Cipta 2020 - Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Sangkalan | Tampilan Lama | Konten dimuthakirkan 1 Maret 2026
  • Link to Facebook
  • Link to Instagram
  • Link to Youtube
Scroll to top Scroll to top Scroll to top

0 / 12